Sudah ku katakan
Tak suka dengan gelap
Awan kelabu kehitaman
Ditemani rinai hujan
Terlihat seakan langit malam
Sungguh gelap gulita
Tak berbulan bahkan berbintang
Hanya secercah cahaya kilat yang menemani
Bahkan cahaya lampu jalanan
Menambah kesan penuh misteri
Meski senja baru saja berlalu
Tapi malam gelap tak mengindah
Meski gelap tak disuka
Tapi malam selalu menemani
Mata yang terpejam
Tak ingin terbangun
kembali lagi dipersimpangan
jika saja aku dapat kembali
apakah kita sudah bergandeng tangan
dalam senyum yang menjuntai
terbahak mengingatnya
tak pernah aku memahami
apa yang ada dalam benaknya
segala pikiran yang tak semestinya
ahh.. sudahlah
kembali ke persimpangan
akhir yang akan berakhir
awal yang akan bermula
penyesalan telah sirna
masalah baru akan tiba
jalan mana yang akan aku lalui
pribadi baru akan datang
dewasa kini akan tergapai
meski takut tak akan sirna
tapi langkah belum berhenti
Pasti tak berarti lurus
Juga tak berarti mulus
Pasti blum tentu benar
Dan tak berarti salah
Pasti haruslah berani
Memulai tuk berjalan
Maju melangkah ke depan atau
Mundur kembali tak berjalan
Pasti jangan penuh kebimbangan
Apa lagi ketakutan
Yang dapat membuat
Kau tenggelam
Luput dari pandangan
Pasti buatlah aku terpukau
Jangan buat terjatuh bahkan
Terlempar menjauh
Pasti akan ada waktunya
Tetapi kau yang memulai
bukan aku..
Terkungkung sudah
Semua impian dalam tempurung
Memang penyu tak berkaki
Terlambat untuk ia memahami
Segala yang tak dimengerti
Akan impian yang akan tergapai
Sungguh penyesalan
Tak akan mengganti
Waktu yang tak terganti
Kini saatnya untuk kembali
Karena senja kan berganti
Memulai untuk berani
Menggapai yang tak tercapai
Dalam senyum yang tersemai
Malam ini, aku ingin tenggelam
Dalam purnama malam
Yang semakin pekat bersinar
Membuat aku terlelap berselimut awan
Meninggalkan sejenak dunia gelap
Yang penuh gemerlap
Yang tak mengerti arti sebuah ketenangan
Esok, aku ingin berlayar
Dengan perahu sederhanaku
Menembus lautan mimpi
Yang tak terbatas
Melepas segala kegundahan
Hanya gelombanglah lawan ku
Tak akan aku menepi
Biarkan hingga perahuku karam
Karena tak akan ada jejak
Yang tak perlu dikenang
