Esok
8:27 PMDeru derap langkah kaki
Tak sedikit pun memecah lamunan
Duduk diam tak bertepi
Memandang jauh bayang bayang
Debu debu perlahan berterbangan
Menyapa melewati pipi
Tangan mulai mengayun
Membelai mata yang berlinang
Daun daun jatuh perlahan
Seakan ikut bermuram durja
Awan kelabu berjalan perlahan
Namun mentari tetap meninggi
Entah apa yang dipikirkan
Mengapa ia berwajah masam
Memang hidup penuh rintangan
Namun esok telah menunggu
Berdiri dan lihatlah
Dapatkah kau menjadi mentari
Bersinar terik dalam kelabu
Atau kau ingin menjadi kelabu
Menutupi sinarmu yang akan mengguncang dunia
Pilihlah..
memang hidup penuh dengan pilihan
Jangan kau sesali
Teruslah melangkah
Menerjang bayang bayang kegagalan

0 komentar