apa yang kau tahu?

5:49 PM

Kau tau apa itu cinta? 
Sulit bagi ku mendeskripsikannya
Ada yg berkata
Cinta hanya sebatas kata
Nyatanya itu tak akan berarti 
Jika hanya terucap

Cinta semestinya penuh dengan ketulusan
penuh akan makna dan kenyamanan
Namun nyatanya penuh akan 
Keegoisan yang menggelora berapi api
Bahkan kepedulian yang tumpah ruah
Terkadang ke khawatiran yang melewati batas
Bahkan kesedihan yang silih berganti

Jangan harap selalu penuh akan kesenangan
Terima segala kesedihan dan perbedaan
Dan yakinlah ada pembelajaran di setiap langkah
Yang akan membuatmu semakin mengenal siapa dirimu
Apa keinginan mu
Dan jangan terlalu berharap
Akan cinta dari seorang manusia

Atmosfer

3:35 PM

Bukan kah ini sudah cukup jauh
Sudah melebihi batas
Bukan kah seharusnya
Kita berhenti sejenak disini
Menikmati atmosfer ini
Jangan terlampau jauh
Bisa jadi nanti
Kita sulit berada dalam situasi ini
Bisa jadi semakin tak terbatas
Tapi mungkin bisa sebaliknya
Jangan berlebihan
Karena ku yakin esok akan berbeda
Esok pasti berubah
Tak akan sama
Karena aku ingin tetap
Selalu dalam atmosfer ini...

Treat tree

5:56 PM

Tiba tiba saja tersemai
Tunasnya perlahan tumbuh
Akarnya pun semakin menjalar
Lambat tapi pasti  
Batangnya mulai meninggi
Dahan dahan pun mulai mencuat
Tak tertinggal daun daun
Mulai menampakkan dirinya
Bunga menguncup dan bermekaran
Namun buah masih enggan bergelantungan
Bahagia rasanya bisa begini
Tetapi khawatir masih menyisa
Bukan kah pohon yang tinggi
Anginnya pun semakin besar
Daun daun mulai berguguran
Ranting ranting mulai berjatuhan
Namun akar masih tetap menjalar
Menguat, menghantam tanah
Dan menghalau segala rintangan
Tak peduli seberapa kencang angin menerpa
Ia akan semakin menguat
Bisakah selalu begini?

Aa bb cc ku!

8:52 PM

Ditahun 2019 ini usianya sudah seperempat abad, ia sudah mulai berani mencoba untuk melupakan yang lalu dan memulai hal baru.

Orang yang sangat pekerja keras karena tuntutan pekerjaan dan tanggung jawabnya akan perusahaan dan tentunya untuk keberlangsungan hidupnya juga.

Baginya tiada hari tanpa bekerja, sehingga dia sangat hafal tanggal merah di setiap bulannya.

Dia senang sesuatu yang rumit tapi tidak suka melihat orang lain mengerjakan sesuatu yang rumit.

Dia akan mudah kesal ketika menyetir, sepertinya jiwa kompetisi nya cukup tinggi seperti seakan tidak boleh ada mobil lain yang mendahuluinya.

Ia senang sekali jail dan menggoda orang, tapi dia sangat sayang dengan anak anaknya yang semakin banyak.

Sepertinya ia malas untuk pergi ke dokter, jika kondisi tubuhnya menurun berbagai amunisi vitamin dan suplemen makanan dia lahap semua muanya agar fit kembali.

Ia sangat pemilih, Ia bosan makan ayam yang berbentuk potongan meski dengan berbagai variasi menu. Padahal semua orang tau makanan yang murah dan mudah dicari itu hanya ayam haha.

Suasana akan canggung dan membuat sedikit takut, jika wajahnya terlihat kesal pasti dia akan diam dengan menjawab secukupnya dan selalu saja gengsi mengakuinya.

Hal aneh lainnya di taun ini ia memilih perempuan aneh yang senang tenggelam dengan pikirannya sendiri kadang tidak nyambung bahkan kadang ragu dan berkali kali takut akan perasaannya sendiri, mungkin sepertinya laki laki lain sudah tidak tahan dengan ke anehan perempuan ini tapi entah mengapa ia masih tetap bertahan.

Beban hidup dan pikirannya sepertinya cukup banyak tapi ia masih saja dapat terlihat santai, semoga saja apa yang ia rencanakan selalu diberikan kemudahan dan kelancaran oleh Yang Maha Kuasa.

Semangat selalu aa bb cc ku!

Milik-Nya

12:07 AM

Sungguh hidup adalah milik Nya. Tak perlu terlalu bertanya bagaimana dapat bertahan dari segala Kemunafikan yang membelenggu karena kita tak mengerti, kita tak menyadari, bahkan kita tak tahu, yang kita pahami adalah bahwa hidup hanya sementara.

Lalu, mengapa masih melakukan
Hal tak berguna ketika itu hanya menjadi beban. Mengapa harus berpura pura, Ketika itu hanya menyakitkan. Mengapa harus membela, ketika itu hanya kebohongan. Mengapa harus berkhianat, ketika itu hanya menjadi dosa.

Bukankah hidup harus dinikmati? Janganlah menyulitkan hidupmu karena tak tahu apa yang ada didepan, dan tak perlu sungkan untuk menoleh kebelakang. Maka berbaik hatilah, maafkanlah. Agar jalan yang dipijak penuh dengan kebahagiaan. Tanpa prasangka, tanpa kekhawatiran. Tenang mengikuti jalan takdir. Menuju peristirahatan selamanya.

Berlawanan

5:31 AM

Ketika sudah saatnya berkelana 
Mencari kesibukan masing-masing
Berbagi pun tak akan sempat
Hingga bertemu pun terasa sulit
Mengapa langkah yang dibelakang sangat dirindukan
Padahal dulu sangat ingin berlari menghalau angin 
Apakah harapan sudah tak sejalan..

Genggaman tanganku mulai renggang
Langkah kaki mulai berlawanan
Padahal mata masih menuju satu titik yang sama
Mungkin sudah saatnya berlawanan
Meraba jalan yang berbeda
Bukan untuk saling bersaing
Namun agar saling bertukar cerita
Berbagi pengalaman dan merindu 

Singa?

5:35 AM

Terlihat layaknya singa
Tersorot sinar yang terlalu redup
Matanya bersinar sangat tajam
Membuat prasangka terlalu jauh
Sepertinya ia mengeluh
Namun terasa angkuh dan sombong
Membuat keingin tahuan sirna
Jangan enggan untuk semakin mendekat
Berikan cahaya agar terlihat jelas
Karena tenyata..
Hanyalah seekor kucing
Yang sedang memberanikan diri
Dalam kegelapan

jalani

6:08 PM

menunggu hal yang tak pasti
bagaikan terdiam dalam kesia-siaan
seakan usaha tak berbuah
ketika kesempatan datang
dengan mudah kau melangkah terlalu jauh
meninggalkannya dibelakang
kini kau harus kembali menunggu
sesuatu yang bisa saja tak akan datang lagi
memang batu loncatan terkadang membuat lupa
akan perjalanan yang seharusnya dinikmati
berjalan perlahan tanpa harus terburu-buru
namun, bisa saja batu itu menjadi penolong
karena hidup sungguh mencengangkan..

Genggaman

5:04 PM

Sejauh apa kau mencoba
Berlari menghalau segalanya
Kau akan kembali ke garis awal
Sekeras apa kau tegar
Berdiri diatas derita
Kau akan kembali terjatuh
Sebesar apa kau berlapang
Menahan segala keinginan
Kau akan kembali terlupa
Setinggi apa kau mendaki
Mencapai segala kesuksesan
Kau akan kembali terpuruk
Tak perlu bersedih
Ketika semesta tak sejalan
Bukan untuk semakin menjauh
Teruslah mendekat
Karena hidupmu
Telah Ia dekap dalam genggaman

Ketuk pintu

8:07 PM

Ketika pintu terketuk pertama kali
Ia terhentak dan hanya melihat dari lubang pintu, siapa gerangan yang berdiri disana

Ketika pintu terketuk kedua kalinya
Ia takut dan menyikap tirai sekilas terlihat orang yang sama masih berdiri

Ketika pintu terketuk ketiga kalinya
Ia masih berada dibalik tirai, melihat keluar memastikan orang yang sama dan tanpa disadari ia menatap terlalu lama dari celah celah jendela

Ketika pintu terketuk keempat kalinya
Ia ragu, akan memperbolehkannya duduk didalam atau hanya memintanya menunggu duduk diluar

Ketika pintu terketuk kelima kali
Ia memastikan diri untuk berani
Membuka pintu dan mempersilahkannya masuk

Namun saat pintu telah terbuka
Bayang bayang itu menghilang, apakah akan kembali esok hari ataukah pintu lain telah terbuka lebih awal

Memang kadang hidup tak perlu banyak berpikir dan menimbang namun lakukanlah sambil berpikir..
Semua akan baik baik saja

Waktu

12:11 AM

Waktu yang ingin terulang
Waktu yang ingin terhentikan
Mana yang kau inginkan?

Berhentilah..
Keduanya adalah pilihan
Bagi orang yang tak bersyukur
Berhentilah untuk menyesali
Karena itu tak pernah usai
Berhentilah untuk merenung
Karena waktu..
Tak akan pernah terulang

Esok

8:27 PM

Deru derap langkah kaki
Tak sedikit pun memecah lamunan
Duduk diam tak bertepi
Memandang jauh bayang bayang
Debu debu perlahan berterbangan
Menyapa melewati pipi
Tangan mulai mengayun
Membelai mata yang berlinang
Daun daun jatuh perlahan
Seakan ikut bermuram durja 
Awan kelabu berjalan perlahan
Namun mentari tetap meninggi
Entah apa yang dipikirkan
Mengapa ia berwajah masam
Memang hidup penuh rintangan
Namun esok telah menunggu
Berdiri dan lihatlah
Dapatkah kau menjadi mentari
Bersinar terik dalam kelabu
Atau kau ingin menjadi kelabu
Menutupi sinarmu yang akan mengguncang dunia
Pilihlah..
memang hidup penuh dengan pilihan
Jangan kau sesali
Teruslah melangkah
Menerjang bayang bayang kegagalan

5:31 AM

Biarkan saja embun berdiam
Diatas dedauan menunggu mentari
Biarkan saja burung bertebaran
Dilangit kelabu menunggu hujan
Biarkan saja daun berjatuhan
Diterpa angin meninggalkan ranting
Biarkan saja debur ombak menerpa
Diujung tebing mengikis karang
Biarkan saja hidup berjalan
Diatas langkah yang telah tertulis
Untuk apa terus mengadu 
Bertanya dan mengeluh
Menunggu dengan kegetiran
Membuat hidup penuh gelisah
Usaha tak akan berkhianat
Takdir yang telah tertulis
Hanya perlu berserah diri 
Melepas kegelisahan

Tak pasti

9:45 AM

Ketika mendung menyapa
Suhu merendah
Udara dingin merasuk
Menembus denyut nadi
Yang bedegup tak menentu
Seperti sedang menahan rindu
Akan pencapaian yang belum tercapai
Menahan rindu akan mimpi
yang belum tergapai
Tentang keraguan dan kegelisahan
Yang silih berganti
Menyesakkan dada
Atas sesuatu yang tak pasti
Atas sesuatu yang tak tahu kapan
Akan terjawab

Putri Raja

5:40 PM

Tau kah kau impian seorang gadis kecil?
Tentu saja menjadi putri raja
Bergaun indah terurai menyapu lantai
Mekar mengembang seperti bunga
Duduk diatas singgasana
Menunjuk apa yang diinginkan
Merengek jika tidak dibelikan
Dunia seakan berada dalam genggamannya
Terlihat selalu bahagia
Dengan senyum yang menyapa disudut bibir
Tak boleh ada yang membantah
Cukup didengarkan jika dia merajuk
Mengeluh tentang dunia yang tak adil
Ya begitulah impian gadis kecil
Yang belum mengenal dunia

Bulan

5:51 PM

Aku benci
Bulan yang membuatku kembali rindu
Membuat lidah api terlalu kelu untuk berkata kata
Namun mengapa terlalu mudah untuk berbohong

Bodoh, aku terlalu bodoh
Mengenang bulan yang telah bersanding dengan bintang
Sungguh tak akan kembali terjadi
Aku tak akan terbawa lagi
Sinarku akan tenggelam tak bertepi
Agar bulan kembali keperaduannya

Berdamai

8:20 PM

Seberapa besar penyesalan
Seberapa besar amarah
Sugguh berdamailah
Berdamai dengan dirimu
Kembalilah tunduk sujud
Kepada pemilik semesta
Tak perlu kau renungkan
Maafkan dirimu
Lupakan & berbahagialah ...

Sungguh waktu tak dapat terhenti 

Hidup

4:30 PM

Hidup, jika kau blum menangis tersedu sedan kau blum benar benar hidup

Hidup, jika kau terlalu banyak bergurau tertawa terpingkal sungguh kau hidup dalam selimut kesepian

Hidup, jika kau terlalu banyak termenung berpikir berlebihan dan terlalu takut mencoba benar kau hidup dalam kesia siaan

Hidup, Mungkin bernapas adalah nikmat hidup tapi mengapa bayi baru lahir menangis terisak apakah ia bahagia atau ia tak ingin menyelami kehidupannya

Hidup, sungguh hanya diri seorang yang tau tentang hidupnya selami setiap perkataan bahkan pikiran yang tak terjamah sungguh tak akan dimengerti

Meranggas

11:49 AM

Pohon itu meranggas
Daunnya telah berguguran
Tidak, bukan dimakan waktu
Namun memang sudah saatnya
Hilang sesaat agar dicari
Pergi menghilang agar dirindu
Meninggalkan yang tak pasti
Agar kembali dinanti

Diam

8:24 AM

Kini ku takut dengan dunia
Apa yang harus ku lakukan
Mengapa kaki ini tak melangkah
Bukankah kepala ini sudah terisi
Mengapa ragu kini datang
Entah kemana aku akan pergi
Tapi diam disini masih menemani
...

write what i want to wrote
feel what i want to felt
says what i want to said