Putri Raja

5:40 PM

Tau kah kau impian seorang gadis kecil?
Tentu saja menjadi putri raja
Bergaun indah terurai menyapu lantai
Mekar mengembang seperti bunga
Duduk diatas singgasana
Menunjuk apa yang diinginkan
Merengek jika tidak dibelikan
Dunia seakan berada dalam genggamannya
Terlihat selalu bahagia
Dengan senyum yang menyapa disudut bibir
Tak boleh ada yang membantah
Cukup didengarkan jika dia merajuk
Mengeluh tentang dunia yang tak adil
Ya begitulah impian gadis kecil
Yang belum mengenal dunia

Bulan

5:51 PM

Aku benci
Bulan yang membuatku kembali rindu
Membuat lidah api terlalu kelu untuk berkata kata
Namun mengapa terlalu mudah untuk berbohong

Bodoh, aku terlalu bodoh
Mengenang bulan yang telah bersanding dengan bintang
Sungguh tak akan kembali terjadi
Aku tak akan terbawa lagi
Sinarku akan tenggelam tak bertepi
Agar bulan kembali keperaduannya

Berdamai

8:20 PM

Seberapa besar penyesalan
Seberapa besar amarah
Sugguh berdamailah
Berdamai dengan dirimu
Kembalilah tunduk sujud
Kepada pemilik semesta
Tak perlu kau renungkan
Maafkan dirimu
Lupakan & berbahagialah ...

Sungguh waktu tak dapat terhenti 

Hidup

4:30 PM

Hidup, jika kau blum menangis tersedu sedan kau blum benar benar hidup

Hidup, jika kau terlalu banyak bergurau tertawa terpingkal sungguh kau hidup dalam selimut kesepian

Hidup, jika kau terlalu banyak termenung berpikir berlebihan dan terlalu takut mencoba benar kau hidup dalam kesia siaan

Hidup, Mungkin bernapas adalah nikmat hidup tapi mengapa bayi baru lahir menangis terisak apakah ia bahagia atau ia tak ingin menyelami kehidupannya

Hidup, sungguh hanya diri seorang yang tau tentang hidupnya selami setiap perkataan bahkan pikiran yang tak terjamah sungguh tak akan dimengerti

Meranggas

11:49 AM

Pohon itu meranggas
Daunnya telah berguguran
Tidak, bukan dimakan waktu
Namun memang sudah saatnya
Hilang sesaat agar dicari
Pergi menghilang agar dirindu
Meninggalkan yang tak pasti
Agar kembali dinanti

Diam

8:24 AM

Kini ku takut dengan dunia
Apa yang harus ku lakukan
Mengapa kaki ini tak melangkah
Bukankah kepala ini sudah terisi
Mengapa ragu kini datang
Entah kemana aku akan pergi
Tapi diam disini masih menemani
...

Beda

7:53 PM

Cuaca seperti ini harusnya dinikmati
Terasa sepi sunyi dan tenang
Kapan lagi matahari mengintip dari balik awan 
menyembunyikan sinarnya yang terang
Bahkan terkadang semilir angin menyapa perlahan
Kapan lagi perkotaan terasa nyaman
Seperti semua orang tersenyum dalam kemacetan
Tentram hati dibuatnya

Sungguh rasanya berbeda
Dalam pertemuan sangat singkat
Dalam waktu yang dapat terhitung
Ia kembali dengan seulas senyum kenyamanan
Dengan selalu terselip beribu pertanyaan
Namun akhirnya sugguh menenangkan
Ketika kembali melihatnya tegak berdiri 
Roman ini seketika mengerti bahwa
Sungguh bukan dia orang yang dinanti

Mewangi

8:48 PM

Seperti bunga
Jika kau ingin memiliki
Jangan kau petik karena
Wanginya tak kan mewangi lagi
Indahnya pun tak kan seindah dulu
Warnanya bahkan kan memudar
layu tergerus waktu
Sudah tak menarik
Waktunya untuk mati

Seperti bunga
Jika kau ingin memiliki
Rawatlah..
Beri embun pagi yang menyejukkan
Atau sirami dengan air kasih 
Jangan terlalu banyak pupuk
Karena kan menyiksa
Cukup sedikit mentari 
Agar sinarmu tak pudar
Tak akan layu
Butuh kesabaran dan keberanian
Tunggu hingga mekar mewangi
Sungguh kan semakin menarik

Don't pluck the flower, but treat like flowers

Malam

12:33 AM

Sudah ku katakan
Tak suka dengan gelap
Awan kelabu kehitaman
Ditemani rinai hujan
Terlihat seakan langit malam
Sungguh gelap gulita
Tak berbulan bahkan berbintang
Hanya secercah cahaya kilat yang menemani
Bahkan cahaya lampu jalanan
Menambah kesan penuh misteri
Meski senja baru saja berlalu
Tapi malam gelap tak mengindah
Meski gelap tak disuka
Tapi malam selalu menemani 
Mata yang terpejam
Tak ingin terbangun

write what i want to wrote
feel what i want to felt
says what i want to said