mengapa aku berada disini
pantai ini sungguh membuatku terdiam
sinar mentari itu
hembusan angin itu
suara gesekan daun yang diterpa angin
memang tentram
tenang aku dibuatnya
tapi kala senja datang
keheningan disambut dengan kicauan burung
yang terbang kembali menuju peristirahatan
kegelapan akan segera menyapa
aku benci
senja mengapa ia pergi perlahan
melenyapkan sinar secara perlahan
tak bisakah bertahan untuk sejenak lebih lama
menyapa dalam warna yang merindukan
bangunkan aku dari senja yang akan tenggelam
agar aku dapat menyapanya
menyapa senja walau hanya sebentar
akan kah senja yang sama akan kembali menyapa
akan kah senja yang sama akan dirindukan
senja sirna bersama mentari
memberi warna yang selalu dirindu
hilang dalam kegelapan
aku benci
Bayang-bayang itu kini hadir
Mengumpat pun tak mungkin
Semua gerak-gerik
Pembicaraan mereka
Mengapa harus terjadi
Mengapa harus bertanya
Bukankah itu hal yang biasa
Wajar jika manusia
Datang-kembali, Pergi-menghilang
Apa yang perlu di khawatirkan?
Tak ada yang abadi di dunia ini
Biarkan takdir yang mengatur
Segala kegundahan dihati
Biarkan tuhan yang tahu
Bayangan itu kini akan hilang
Entah apa yang dirasa
Haruskah bersedih?
Namun apa yang membuatmu bersedih?
Entahlah karena aku pun tak mengerti
Bukan kah hal yang sama
tak akan terulang kembali
Mengapa harus menyia - nyiakan waktu
Semakin lama semakin berlalu
Diam semakin takut kehilangan
Mengapa mulut ini terlalu kelut
Sungkan berkata dalam diam
Angin bawa terbang segala keheningan
Yang menghampiri dalam diam
